High Avatar Chapter 4


Kemunculan Pria Aneh


Vetra memakai kapsul dan mulai memainkan High Avatar. Ketika Vetra terhubung dengan game, suara pertama yang mencapai telinganya adalah sebuah suara wanita. Dia melihat ke sekeliling untuk mencari tahu siapa yang berbicara padanya, tetapi disana tidak ada siapapun juga, hanya ada ruang kosong yang putih bersih sepanjang dia memandang.


Selamat datang di High Avatar ... Apakah anda ingin membuat akun baru?

"Ya!"


Pilih nama anda!

"Anonim."

Setelah mendengar bisikan suara wanita tersebut. Vetra mengetikkan nama di atas sebuah keyboard yang muncul dihadapannya. Dia mengetikkan "Killer" namun ragu-ragu dan menghapusnya kembali. Kemudian memutuskan memakai nama "Anonim" dan mengkonfirmasinya.


Pilih jenis kelamin anda!

"Laki-laki!"


Anda bisa mengubah penampilan jika memilih ras selain manusia, silahkan pilih ras anda?

Dalam High Avatar memiliki lebih dari 10 ras, seperti Manusia, elf, demihuman, vampir dll. Dihadapan vetra muncul hologram yang menyerupai dirinya dengan beberapa opsi pilihan ras.

"Hmm, manusia serigala mungkin keren..."

Melihat itu vetra meklik ras demi-human kemudian muncul opsi pilihan seperti manusia setengah serigala, setengah kucing, setengan burung, dan lain-lain. Kemudian dia memilih manusia serigala, dalam sekejap hologram di depan vetra berubah, dari telinganya yang memanjang keatas dan membesar, dalam sekejab tumbuh bulu-bulu lebat, tak hanya itu kaki, tangan, dan wajahnya tumbuh bulu-bulu tipis dan yang menonjol hidungnya yang kini nampak seperti hidung serigala.

"Yah aku jadi merasa aneh memandang diriku."

Walaupun memilih menjadi manusia setengah serigala memiliki keuntungan gerakannya yang sangat cepat. Tapi melihat sosok di depannya dia merubah pikiran. Vetra mengklik ras lain seperti vampir, elf, orc dan tampilan didepan vetra pun berubah mengikuti ras yang dia pilih.

Status dasar pemain di High Avatar berbeda sesuai ras yang kita pilih. Sebagai contoh jika memilih manusia setengah serigala, maka status kecepatan besar namun status lain kecil. Manusia serigala memiliki keuntungan saat bergerak mereka sangat cepat atau jika memilih manusia setengah gorila maka status kecepatan rendah namun status ketahanan cukup tinggi.

Dan biasanya jika para pemain memilih ras manusia setengah gorila, maka mereka akan memilih class Knight sebagai job-nya karena itu sangat cocok dan saling melengkapi. Atau jika pemain memilih ras elf kebanyakan akan memilih class Archer, Hunter, atau Gunner. Karena ras elf memiliki status keakuratan yang besar, jadi cocok dengan tiga job tersebut.

Setelah lama akhirnya Vetra memilih..

"Manusia."

Ras manusia itu jauh lebih cocok bagi Vetra, walaupun memiliki status yang kecil namun dari segi kekuatan, kecepatan, kelincahan, dan serangan mereka memiliki poin status yang seimbang.


***

Berdiri ditengah-tengah kota, sebuah pemandangan kota dengan ribuan pemain muncul dihadapan Anonim.

High Avatar memiliki lebih dari jutaan kota besar dan tak terhitung kota kecil. Seorang player baru, biasa diteleport secara acak ke sebuah ibu kota atau sebuah kota besar saat memulai petualangannya. Seperti dimana Anonim memulai saat ini, sebuah kota yang disebut Batavia Town.

"Ini..." Anonim tengah terombang-ambing ditengah-tengah player dan yang tak terhitung jumlahnya.

"Luar biasa! baru satu bulan setelah rilis, sudah begitu banyak player yang memainkannya."

Anonim melihat-lihat sekeliling. Keramaian dari mereka yang sedang mengobrol dan tawar-menawar barang dengan NPC (Non-Player Character) atau player lain. Pemandangan yang membentang didepan matanya sama persis seperti dunia nyata, dengan orang-orang yang sibuk datang dan pergi.

"Lihat dia. Aku yakin dia baru main."

"Tampaknya dia newbie."

Sambil lewat, beberapa player melemparkan komentar kearahnya. Itu cukup untuk menyadarkan dirinya. Anonim menjadi bingung, tetapi itu hanya sementara dan dia segera tenang, matanya juga mulai memahami perbedaannya. Bisa dilihat dari pakaian yang dia kenakan. Anonim memakai pakaian pemula, pakaian kulit berwarna putih polos berbeda dengan orang-orang yang ada disekitar dia, semuanya mengenakan armor atau memakai jubah kulit yang lebih baik dari pakaiannya.

"Sudah saatnya untuk mulai." Anonim buru-buru pergi dan menuju ke suatu tempat.

Sebagai pendatang baru di High Avatar, dia harus memulai pelatihan pemula selama 4 hari. Dalam game ada perbedaan waktu dengan dunia nyata, waktu dipercepat 2x lipat. 1 hari didunia nyata sama dengan 2 hari di dalamgame, berarti Anonim harus memulai pelatihan pemula selama 2 hari didunia nyata.

Sebagian besar player baru harus belajar dasar-dasar, seperti quest, atau mempelajari class. Untuk quest bisa didapat dari para NPC yang ada. sedangkan untuk memilih class bisa didapat setelah menyelesaikan pelatihan pemula di Training Hall.

Anonim tidak ragu-ragu untuk pergi ke NPC di Training Hall. Training Hall memiliki 2 lantai. Lantai pertama adalah tempat pelatihan pemula, sedangkan lantai kedua tempat untuk memilih class. Class normal seperti Assasin, Knigh, Warrior, Archer, Mage bisa dipelajari di lantai 2. Sedangkan untuk class langka seperti Legendaris Dragon Knigh, God Warrior ataupun class langka lainnya hanya bisa didapat melalui quest berantai dari NPC tertentu.

Ketika NPC yang berjaga melihat Anonim berlari memasuki Training Hall, matanya menatap tajam.

"Petualang muda, apa keperluanmu datang kesini?" tanya NPC tersebut. Melihat dari bar status dikepalanya, diketahui NPC tersebut bernama Greg

"Aku ingin melakukan pelatihan pemula pak."

"Baiklah kamu harus melatih kekuatanmu sebelum melakukan petualangan, kamu akan melakukan pelatihan pedang yang itu akan berguna ketika kamu berhadapan dengan monster. Aku beritahu kamu, apa kau melihat ribuan patung yang terletak disana? ambil pedang kayu ini dan pukul patung-patung itu dengan cara sesukamu. Dalam waktu 4 hari kau harus menghancurkan sebanyak 5000 patung tersebut."

"5000? Apa yang terjadi jika dalam 4 hari aku gagal mencapai target?"

"Ah, tak usah khawatir. Memang target 5000, namun asalkan dalam 4 hari kau telah menghancurkan lebih dari 500 patung. Kau akan dinyatakan lulus!"

"Terimakasih pak, saya akan melakukannya."

"Semoga beruntung."

Anonim mencengkeram pedang kayu dan berjalan menuju patung-patung yang jika dilihat dari dekat menyerupai goblin, dan tanpa berlama-lama ia mulai memukulinya, sekali, dua kali, tiga kali ... seberapa keras dia memukul patung goblin tidak mau hancur, tangannya perlahan-lahan mulai mati rasa.

Namun tak ada kata menyerah dalam kamusnya, setelah terus memukul patung-patung itu mulai retak.

1 jam, 10 jam, 1 hari.

Anonim dalam diam terus memukuli patung-patung gonlin itu tanpa henti, dia hanya beristirahat makan untuk mengisi ulang tenaganya. Ada sekitar 10.000 patung goblin di Training Hall. Pada saat ini, bagaimanapun, mata semua orang tertuju pada dirinya.

"Orang ini pasti punya tekad besi."

"Dia masih melakukannya."

"Kukira dia telah menghancurkan lebih dari 500 patung. Itu sudah cukup untuk lulus pelatihan pemula."

"Tak bisa dipercaya orang waras masih melakukan sejauh itu."

Anonim bermandikan keringat. Dia masih memukuli patung tersebut, pukulan demi pukulan tanpa istirahat. Dia merasa seolah-olah otot-otot ditangannya yang tengah memegang pedang kayu tersebut menjadi semakin ringan dan kuat.


* * *

Sudah 3 hari telah berlalu dalam waktu game semenjak Anonim memulai pelatihan pemula. Anonim login setiap hari, itu hampir ke titik kecanduan bagi dia, kecuali untuk jam tidur dan sekolah dia tidak akan berhenti bermain. Setelah dia masuk ke dalamgame, dia menghabiskan rata-rata hampir 5 jam untuk memukuli patung-patung secara monoton kemudian beristirahat, yang mana telah membuat dia lelah secara mental. Jika bukan karena tekadnya yang kuat dia pasti telah menyerah.

Player lain hanya menghancurkan 500 patung untuk lulus pelatihan pemula, itu karena kau lebih baik melakukan quest dan mengumpulkan uang untuk membeli senjata yang keren daripada memukuli orang-orangan sawah tanpa henti selama 4 hari. Tetapi Anonim berbeda dia berniat lulus dengan hasil sempurna dengan menghancurkan 5000 patung-patung goblin itu, itu juga akan membantu meningkatkan statistiknya, dan karena itu dia tidak boleh membuang-buang waktu.

Anonim beristirahat sebentar dan mengeluarkan sepotong roti dan botol air lalu menggigit roti tersebut. Di High Avatar ketika awal permainan kau akan mendapat bekal air dan roti yang tak akan habis selama 4 hari. Namun jika ingin makanan yang layak kau bisa melakukan quest sederhana untuk mendapatkan uang dan membeli makanan yang lezat.

Namun Anonim tak akan membuang-buang waktu untuk melakukan hal tersebut, dia pasti akan memilih memukuli orang-orangan sawah untuk meningkatkan statistiknya daripada melakukan quest.

"Aku harus makan setiap lima jam sekali. Aku harus menjaga jarak dari kematian."

Setelah Anonim menyelesaikan makannya dengan cepat, dia mengambil pedang kayu tersebut dan berdiri didepan patung-patung goblin.

"Dia melakukannya lagi."

"Dia gila."

"Kupikir dia punya dendam dengan para goblin."

"Aku tidak berpikir dia akan berhenti sampai dia menghancurkan semua goblin itu sampai berkeping-keping."

"Apakah ini sebuah ilusi? Aku seperti melihat para patung goblin itu gemetar ketakutan."

Pedang kayu Anonim memukul setiap inci dari patung-patung goblin tanpa belas kasihan. Karena ulahnya itu, berita tentang orang aneh yang memiliki dendam terhadap goblin dan melampiaskan kemarahannya pada patung-patung goblin menyebar luas di Batavia Town.

"Kenapa itu orang memukuli patung-patung goblin?"

"Aku tidak berpikir itu akan berguna, jika dia mau meningkatkan keahliannya, itu jauh lebih baik untuk pergi membunuh monster."

"Lihat apa yang dia lakukan. Bagiku, hal itu tampak lebih seperti dia memukul patung-patung Goblin itu karena dendam."

"Ini benar-benar konyol."

Semua player yang datang untuk melihat berita tentang orang aneh yang terus memukuli patung-patung goblin, tak bisa percaya melihat apa yang dilakukan Anonim.

"Mungkin dia meningkatkan statistiknya." kata seorang player memotong pembicaraan, dia adalah seorang Warrior level 60 yang datang juga untuk melihat rumor yang beredar.

"Apa maksudmu?"

"Semakin tinggi levelmu semakin sulit monster yang kau hadapi dan jika kau membunuh monster di bawah levelmu, kau hanya bisa mendapatkan sedikit exp, kau tau itu kan?"

"Tentu saja."

"Dengan kata lain, jika kau meningkatkan kekuatanmu dengan menjalani latihan pemula semacam itu di tahap awal, Hal itu akan berpengaruh terhadap statistikmu, kau bisa berburu monster dengan lebih mudah nantinya."

"Kau mengetahui metode seperti ini, apakah kau juga melalui latihan yang sama? jadi, akankah semua orang melakukan hal sama jika mereka mengetahui tentang hal ini?"

"Tidak. Bahkan jika orang-orang tau, tak seorangpun akan melakukannya. Kembali ke permasalahan, apakah ada orang yang mau terus memukuli patung-patung itu setiap harinya?"

"...."

Semua orang terdiam.

Kerumunan yang menonton Anonim mengangguk serempak. 

'Ada.. Itu dia.'